Reclaim Zero Page on Thin Provisioning Storage

Reclaim Zero Page on Thin Provisioning Storage

base on experience.
In this era of provisioning, we know several enterprise storage that provide Thin Provisioning or Dynamic Provisioning. In this case, I will write my experience with HDS VSP include with thin provisioining.
Base on explenation on : In computing, thin provisioning involves using virtualization technology to give the appearance of having more physical resources than are actually available. If a system always has enough resource to simultaneously support all of the virtualized resources, then it is not thin provisioned. The term thin provisioning is applied to disk layer in this article, but could refer to an allocation scheme for any resource. For example, real memory in a computer is typically thin-provisioned to running tasks with some form of address translation technology doing the virtualization. Continue reading

Add new disk to Vetias Volume Manager on Solaris by Command Line.

Add new disk to Vetias Volume Manager on Solaris by Command Line.

Base on experience juga.

If you have a machine that using a veritas volume manager, and you need to increase volume space by online. you can follow this step to do that.

For information. you have volume that controlled by veritas volume manager, and that volume need to increase to get more avaliable space. please collect this data.
Volumegroup name :
diskname that avaliable to use :
volume name :
and block size the new disk :

when you add new disk to Solaris Machine, you have to label first.
after that do this step :
– scand disk by veritas
#vxdisk scandisk

– initialize disk with veritas
#vxdisksetup -if cxtxdx

– give new name for new disk and add to volumegroup
#vxdg -g vgname adddisk newdiskname=cxtxdxsx

– resize to maximum avaliable size
#vxassist -g vgname -p maxgrow volumename alloc=newdiskname xxxblocksizexxx
#vxresize -ttaskid-number -g vgname volumename xxxblocksizexxx alloc=newdiskname

that’s it.
please contact me if you find problem with this article.

Bhieveth27 a.k.a Brother “BJ” John

Substract Enclosure on AMS500

Substract Enclosure on AMS500

another experience when substract/remove enclosure from AMS500.
Sedikit berbagi pengalaman nih dalamhal pengurangan enclosure dari AMS500/AMS200/WMS100 yang sudah live.
Emang kenapa sampai dikurangin ? that the big question.
AMS500 dan sejawatnya tidak bisa ditambahkan enclosure FC, jika dan hanya jika enclosure terakhir adalah 1 unit enclosure SATA, please read again the documentation. Enclosure FC bisa ditambahkan setelah enclosure SATA, jika dan hanya jika, enclosure SATA tersebut sepasang, atau 2 unit. PLEASE REMEMBER THIS POINT.

Jadi gambaran yang live sekarang adalah sbb:
1 unit AMS500 beserata disknya + 2 unit enclosure FC beserta disknya + 1 unit enclosure SATA beserta disknya.
nah.. costumer ingin menambahkan enclosure FC lagi, dikarenakan slot disk untuk FC sudah full, sedangkan request untuk penambahan kapasitas di tiap server bertambah.
untuk itu maka diharuskan menambah enclosure FC lagi. tapi ternyata oh ternyata, enclosure terakhir yang kepasang dalam loop AMS500 ini adalah 1 unit enclosure SATA dan akhirnya harus diputuskan untuk meremove/substract enclosure SATA terlebih dahulu, baru kemudian di tambahkan enclosure FC, dan enclosure SATA tetap di posisi terakhir.

enclosure apapun jika ingin di remove/substract harus dalam keadaan OFFLINE, IT’S IMPOSSIBLE TO SUBSTRACT ENCLOSURE ONLINE.
jadi remove dulu LUN dan RAIDGROUP dari smua disk yang ada di enclosure yang ingin di remove itu. kemudian matiin AMS nya , baru di remove enclosure dan kemudian di power up lagi. dan tambahkan enclosure FC dan dilajutkan enclosure SATA.

inilah sedikit pengalaman sewaktu ketemu masalah enclosure SATA pada posisi terakhir.
Tapi jika memang niat menambah enclosure SATA sebagai pasangan yang terakhir, maka tidak perlu AMS dimatikan, hanya ditambahkan aja secara online.dan enclosure FC juga bisa ditempatkan setelah sepasang enclosure SATA tersebut.


Extend Volume di Windows 2003 Server

Extend Volume di Windows 2003 Server

A little experience on costumer site.
Hari itu ada request dari costumer untuk extend volume di windows 2003 servernya. Setelah di cek, ternyata disk itu type nya basic bukan dynamic.
Cerita sebelumnya, server ini terkoneksi ke mesin HDS USPV, dan kondisi LUN (Logical Volume)nya itu di LUSE (LUN Expansion) OPEN V * 7.
Nah, bagaimana ceritanya, agar disk di windows 2003 server itu dapat bertambah tampa harus mindahin data, atau menghapus data ????

Pastikan di Computer Management -> Disk Management, bahwa disk yang akan ditambah itu typenya apa, kapasitasnya berapa dan masih ke mount apa tidak, dan kemudian shutdown bentaran tuh server…. (ada downtime yah….).
Kemudian cek di USPV nya, hostmode untuk window itu apa, apakah hanya OC ato Windows aja, ato 2C (Windows Extension).
Klo hostmodenya 0C, ganti dulu lah ke 2C, itu makanya server perlu di shutdown. dan nyalakan server kembali. pastikan disk yang akan di extend itu masih kelihatan dan data masih ada, dan ke mount secara normal.
Klo hostmodenya di USPV sudah 2C, ini ga perlu downtime, tinggal tambah aja LUSE nya di USPV. dan kemudian rescan disk di server, nambah dah tuh volume, tapi masih status unlocate di windowsnya.
Untuk menggunakan unlocate space di windows itu agar bisa kepake gampang aja kan, klo di XP kan ada si partisi ajaib ato Partition Magic. dan klo di windows server bijimane….
nah ada namanya diskpart.exe di windows.
setelah baca-baca dan runut-runut step by step di mikocop dot com, ternyata windows 2000 server blom punya lo ini program, tapi di windows XP dna windows 2003 server untuk default ke install saat install windows.
Buat ente yang masih di lingkungan windows 2000 server, please donlot dan install dari webnya si mikocop yah…
dan step terakhirnya, tinggal jalanin diskpart nya sesuai anjuran dari mikocop yah….

untuk step by stepnya begini lho.
– cek status disk di server sesuai aturan diatas.
– cek hostmode di USPV apakah 0C ato 2C, klo 0C shutdown dulu servernya, kemudian ganti 0C ke 2C di USP, lalau startup servernya, tapi klo sudah 2C, biarin aja, ga usah shutdown server.
– kemudian setelah server UP, ato idup ato Online, cek lagi disknya, masih samakah status nya seperti langkah pertama tadi, klo masih sama, brarti tinggal nambah kapasitasnya, tapi klo ada yang berubah, segera hubungi yang berwajib untuk storage dan server anda.
– setelah itu semua aman sentosa, kemudian kembali ke storage navigator di USPV, pilih menu LUN Expansion, dan pilih LUN yang telah di LUSE agar ditambah.
– tambahkan lah LUSE itu dengan LUN yang sama besar block size nya dengan anggota LUSE sebelumnya.
– setelah SET, APPLY dan OK. kembali ke server
– Rescan disk dari Computer Management -> Disk Management
– pastikan bahwa unlocate disk bertambah pada disk tersebut.
– masuk ke Command Prompt, C:\windows/system32/diskpart
– DISKPART>list volume
– DISKPART>select volume “no volume yang tertera saat command list volume”
– Contoh DISKPART>select volume 2
– DISKPART>extend
– DISKPART>exit.

simsalabim abrakadabra, tuh volume sudah bertambah kapasitasnya.

good luck, selamat mencoba.
kalau ada pertanyaan, please contact me at ato chip_chop_chup di YM.


Vista now running on HDS USPV


first time I saw this OS on USPV machine, I think this SPV will be running slow… but when I check the memory capacity on this SPV I think no problemo with Vista OS.

I initialize this USPV on Feb 2009 for some of my costumer.

This just information for us.

This SPV come with :
– 2 GB of Memory
– Celeron Mobile Processor on 1,5 GHz
and bla..bla…bla…

this specification was good to running windows Vista. and I hope, this case do not bring new trouble for HDS Engineer. ehehehhe

Good luck.

Attention when installing SP 2 for Win2003 Server

Attention when installing SP 2 for Win2003 Server
Attention please… for all of you that care about SAN connection.
I have experience when find out trouble in my client side.
They use Windows 2003 server that connect to HDS AMS500 and use Emulex LP10000. use Mc Data SAN switch.
they installing Service Pack 2 for that server also update some windows patch.

after installation and restart the system, they cannot find disk from external disk.
try to restart again, and same problem shown at that server.

after that, they call me….. hehehhehe as the last option to clear this problem

I check the server, and I try to looking information from Emulex site. and then I fix the problem with this step.

please read carefully.

First, upgrade your emulex driver.
the last version that I use when this happen is Storport miniport kit 2.10a7.1e.exe (please download at Emulex site).
This driver will check your storport.sys version.
as you know, the last storport version on this server is 5.2.3790.3997. you have to upgrade this file.

how to upgrade this file. just check on Microsoft site.
download the pacth No. KB932755.

install it first to system, and then install the storport driver and then check you disk.
as you know, after I do this to the system, the disk shown on the disk management. just relocate disk from disk management. and then you can use the disk.

thank you very much.

(still learn how to write a article in english, so if you find some error or wrong grammer/sentences please send me feedback)

Sedikit tips untuk koneksi storage ke IBM AIX

Sedikit tips untuk koneksi storage ke IBM AIX

Dari pengalaman gw nih…sewaktu nge konek in storage HDS ke mesin IBM dengan OS AIX.
AKu konekin Storage HDS AMS500, trus msein IBM udah ada HBA nya, trus koneknya lewat SAN switch Brocade 5000.

pertama, create LUN (logical volume) di Storagenya, trus create zone di brocadenya, baru assign LUN ke servernya.

nah.. untuk ngenalin disk nya di AIX nih..

klo mesin AIX nya masih baru dan a little bit binun pas mau ngecek HBA nya. ada baiknya hapus dulu HBA nya.

#rmdev -Rl fcsX ==> dimana X ini adalah no hba yang ingin di hapus.

trus jalankan command
#cfgmgr ==> ini untuk inisialisasi device yang baru dikenali oleh AIX nya sendiri.

setelah itu, biasanya klo masih baru topology di HBA nya AIX itu masih LOOP, nah gimana biar dia bisa langsung point to point?

tinggal jalankan perintah

setelah itu coba perintah #cfgmgr lagi,
nah … baru cek disknya.
dengan perintah

catatan, untuk sedikit mengetahui WWN dari hba, just execute this command.
#lscfg -vl fcsX ==> dimana X nya adalah nomor hba yang ingin di cek detailnya.
I hope this information can usefull for all of us.


%d bloggers like this: