Pemburu Ringgit bukan Pemburu Dollar, Jadi TKI di Negeri Jiran

Pemburu Ringgit bukan Pemburu Dollar
Jadi TKI di Negeri Jiran

1st of All, Thanks God, Semua berjalan seturut kehendakMu saja.
Setelah sekian lama berangan-angan, akihrnya kesampaian juga. Bekerja dinegeri tetangga (Negeri Jiran) Malaysia. Jadilah sekarang sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bersaama Istri dan anak-anak.
Beberapa kisah yang aku dapat share disini antara lain:
1. Proses Visa Kerja.
2. Mencari Tempat Tinggal.
3. Mencari Sekolah buat Anak.

1. Proses Visa Kerja & Dependant Pass.
Dikarenakan hiring nya sekalian menyediakan proses Visa Kerja, maka beberapa proses dilakukan oleh agent (Fragomen) baik di Indonesia maupun di Malaysia. Sebagai highlight proses untuk mendapatkan visa kerja adalah :
– Stage 1.
Dalam tahap ini, HR yang merekrut kita akan melakukan kontak dengan agen untuk melakukan proses pembuatan visa kerja (Employement Pass & Dependant Pass). Kemudian beberapa dokumen perlu disediakan (Scan copy passport semua halaman tanpa kecuali, berikut passport anak istri, pas photo terbaru ukuran passport (3,5cm x 5cm), scan copy ijazah, scan copy resume, contract kerja dari perusahaan, nah ini nih… yang menarik scan copy akte lahir anak-anak yang telah di legalisir sama KEMENHUMKAM dan KEMENLU, dan juga akte nikah yang sudah dilegalisir KEMENHUMKAN dan KEMENLU)
Setelah data ini semua kita kirimkan ke agent, kita tunggu beberapa hari (3 sampai 5 hari), akan keluar surat dari agent dan juga pihak terkait dimalaysia MDeC yang berisi referensi untuk mendapatkan Visa Kerja Stage 1.
Nah, gitu kita dapat surat dari MDeC ini, kita harus jalan ke Kedutaan Malaysia bagian Visa (di menara Palma One) rasuna said. Kita akan mengisi formulir disana, jgn lupa bawa Pas Photo juga, 2 lembar jg anak istri. Jangan lupa ya, bayarannya. Rp 880.000 per tiap orang. Tunggu 2 hari kerja, kelar dah Visa Single Entry nya. Siap untuk berangkat ke negara tetangga.
Jangan lupa ya, tetap siapkan hard copy surat MDeC, dan juga hard copy kontrak kerja sewaktu datang ke malaysia, karena itu akan ditanya oleh pihak imigrasi nantinya.
habis itu, akan dilanjut ke Stage 2, setelah kita menginjakkan kaki di negeri tetangga.

– Stage 2
Agent datang untuk collect semua hardcopy Akte Lahir, akte nikah yang sudah dilegalisir itu. Agent juga minta passport aslinya untuk dibawa. Selama proses ini juga, kita tak pegang passport asli sama sekali. jadi jgn lupa untuk di copy dulu ya, semua halamannya di hotel atau bisnis center terdekat sebelum diberikan ke agen. Biasanya, nyari sekolah, nyari apartemen, akan minta lihat copy an Stamp Imigrasi yang ada di passport kita buat mastiin klo kita legal masuk malaysia. Nah.. setelah menunggu hampir 25 hari kerja, jadi juga Visa Multi Entry/Employment Pass.

2. Mencari Tempat Tinggal,
Menarik juga nih.. karena hampir semua apartemen/condo/landed house(bungalow) bisa disewa lewat agen saja. Agen akan membuat jadwal kunjungan melihat unit-unitnya, dan agen akan menjadi teman nego kita. Biasanya, untuk sewa-menyewa akan berlaku aturan seperti :
– Bayar bulan pertama
– ikut juga deposit sebesar bayaran 2 bulan
– ikut juga deposit sebesar 1/2 kali bayaran bulanan untuk utility (Listrik, Air, Gas dan lain lain)
– Total yang harus kita bayarkan untuk pertama kali adalah 3,5 kali dari harga sewa bulanan.
makanya siapkan dana ya, biar ga kaget. Enaknya juga, walaupun kita kontrak 1 tahun atau lebih, maka bayarannya akan dilakukan bulanan…. :)
Denger-denger, agen properti ini akan mendapat upah sebesar 1 bulan bayaran propertinya, atau dengan kata lain, bayaran bulan pertama sewanya adalah milik si agen properti, bulan selanjutnya akan buat si pemilik, makanya tidak heran kita harus berikan deposit sampe 3,5 kali harga sewa.
Dan harap diingat, ada ga enaknya disini. karena setiap mencari tempat tinggal, si pemilik akan bertanya, asal dari mana ? Indon….. wah… sanggup gah nih bayarnya, pikir mereka, udah di takarin dulu kesanggupan kita euy…. sedih….. coba agak keliatan bule dikit, langsung jadi tuh… padahal belum tentu lebih tebal isi dompet bule nya dari dompet kita…. sakit nya tuh disini….. :(

3. Mencari Sekolah Buat Anak-anak
Challenging…. karena sebelumnya anak-anak udah sekolah di Indonesia dengan pengantar bahasa inggris, jadi udah lumayan dong english nya…. :). dan ternyata oh ternyata, sekolah internasional di malaysia, terlebih di kuala lumpur, aje gileee…. harganyeee…… mati kipee….. amburadul dah otak ngeliat harganya…. ampun tulangg…….. Jadinya kita putuskan untuk ikut sekolah Private/Swasta aja. masih masuk akal harganya. Dengan pengartar bahasa inggris dan bahasa melayu.

Sementara segini dulu ya….

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: