Manual Volume Migration di USP

Manual Volume Migration di USP

Beberapa jam lalu, aku baru saja melakukan volume migration di USP, makanya ingat untuk menulis di blog ini. dan mudah mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Aku ada PLAN (rencana), pindahan volume external di USP antara LUN yang menggunakan disk SATA, akan dipindahkan ke LUNyang menggunakan disk FC. memang ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk pemindahan ini, selain dari Volume Migration, ada juga shadow image. tapi aku pakai Volume Migration KARENA…… LUN yang akan kupindahan tak perlu ku perbaharui penomoran LDEVnya. karena dia otomatis akan membawa LDEV yang di migrasikannya. itu berefek kepada posisi LUN yang telah di assign ke server, jadi tidak perlu dilakukan copot pasang LUN yang telah ada di hostgroup.

ada beberapa catatan yang harus di ingat untuk melakukan Volume Migration ini.
– License nya sudah harus ready, biasanya harus bersamaan dengan adanya license Performance Monitor juga, karena volume migration ini dijalankan melalui Fungsi Performance Monitor.
– Pengetahuan untuk melakukannya, biasakan didampingi oleh PDL (Product Documentation Library) dari HDS, ini sangat penting lho….
– dan hal yang sangat penting adalah ketelitian, jgn coba coba melakuakn volume migration klo memang orangnya tidak teliti, bisa berabe dan hancur data centernya nanti, hahahahahahhahahhah, makanya beli buku untuk belajar teliti dulu…..

okelah… tidak perlu berpanjang lebar kali tinggi lagi pembukaannya, sekarang langsung tu de voin bae lah…

Langkah 1.

Buat catatan LUN yang akan di migrasikan.
Kemudian create LUN yang sama block ataupun cylinder size nya dengan LUN yang akan dimigrasikan. sesuaikan semuanya dan jangan sampai lupa letak RAID GROUP dan LDEV nya, bisa berabe kite….

Langkah 2.
Buka Storage Navigator di USP, kemudian masuk ke TAB Performance Monitor.
Pada TAB Performance Management, ada beberapa tab kecil di dalam window ini, yaitu TAB wwn, port-lun, ldev, dan physical. nah tab physical ini yang kamu klik, dan lihat kebagian paling kanan pada window yang masih sama, ada button Volume Migration. nah klik yang itu, dan klo memang nggak bisa di klik ato masih abu-abu, brarti ente blegu, merasa udah punya license, tapi ternyata kagak, buruan calling gw dan buat PO, nah terjadilah deal-deal an antara kita, hehehhehehhehe.
setelah masuk di window nya Volume Migration, ikuti langkah 3

Langkah 3.
Tentukan dahulu reserved volume, yang akan digunakan sebagai target migrasi nantinya, caranya :
– Pilih RAID GROUP tempat LUN target yang telah di create sebelumnya.
– kemudian klik kanan pada LUN (semua LUN jika banyak, di blok aja, atau Ctrl + A) yang ada di window sebelah kanan kita. pilih reserved. Catatan : LUN dapat dijadikan sebagai reserved jika belum di masukkan ataupun di assign ke Host Group. Harap di ingat yah….inga..inga…inga….
– setelah dapat LUN reserved nya, sekarang pindah ke TAB Manual Migration, aku lebih senang yang manual, karena aku bisa tau semua yang kulakukan, kalau mau tau mengenai Auto Migration, di baca aja PDL nya yah… jangan pada malas baca, until the end of time, we have to read.
– kemudian mulailah untuk men set (ataupun mengawinkan antara source dan target), hal ini cukup mudah, karena kita tinggal pilih LUN yang menjadi sourcenya, dan nanti akan aktif button S pertanda LUN tersebut dapat dijadikan source, dan akan ada beberepa LUN yang sama besar secara block size ataupun cylinder yang dapat digunakan sebagai target. kembali ke catatan awal, mana source dan mana target yang telah ditentukan di awal acara, dikawinkan semua.
Catatan : Maksimum hanya 8 LUN yang dapat di migrasi pada saat sekali tekan button Apply, jika kita ingin me migrasi lebih dari 8 LUN, maka kita harus lakukan beberapa kali apply.
Ada beberapa pelajaran dari pengalaman nih, Akan sangat lambat jika, volume yang dimigrasi bersumber dari virtial volume, ataupun eksternal volume. baik itu source maupun targetnya. Think twice to do this, if you want to migrate your external volume. You can choose Shadow Image for simple copying.

Sekarang tinggal tunggu dah… semua LUN nya bermigrasi.
untuk memastikan bahwa telah pindah semua, setiap LUN source yang tadinya sudah di assign ke server, coba perhatikan RAID GROUPnya, pasti sudah beda dong…

hehehhehhehe

I think it is enaugh for this moment. If you have any question, fell free to contact me.

BEST REGARDS,
BJ or Brother John or Bang John

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: